Fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan

Fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan

FKIP Unismuh Palu dalam Cultural Camp in Bangkok, Thailand

Akhir Juni lalu, Dora Akfin Rahadian, salah satu mahasiswa FKIP Universitas Muhammadiyah Palu, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris baru saja kembali dari kemah pertukaran budaya di Bangkok Thailand. Walailak University Cultural Camp (WUCC) merupakan kegiatan kemah budaya yang diadakan oleh pihak Walailak University di provinsi Nakhon Si Thammarat dan Bangkok Thailand. Kegiatan ini diadakan untuk saling mempromosikan adat dan budaya antar negara dari 160 peserta internasional yang terpilih serta menjadi relawan dalam kegiatan yang ada. Kegiatan WUCC kali ini merupakan kegiatan kemah budaya yang kedua kalinya dengan tema “In Honour of HRH Princess Chulabhorn Walailak: Cultures without Borders.

Untuk bisa menjadi peserta dari Kemah Budaya ini, para pendaftar diwajibkan mengikuti seleksi mulai dari pengisian formulir dan juga data-data yang mencakup surat rekomendasi dari dekan, transkip nilai, paspor, foto profil, surat keterangan sehat, mampu berbahasa Inggris dengan baik, dan tidak berumur lebih dari 30 tahun. Disamping itu, diwajibkan untuk membuat tulisan esai sebanyak 600-1000 kata dengan topik “What is your view on cultures without borders in the globalized world?”. Dora Akfin Rahadian berhasil lolos dan menjadi satu-satunya peserta dari Sulawesi Tengah serta menjadi salah satu dari 7 orang partisipan dari Indonesia. Prestasi ini patut dibanggakan karena tidak saja membawa harum nama Universitas, Dora juga telah menunjukkan eksistensi almamaternya lewat kemampuannya berbahasa Inggris.

Kegiatan yang dilaksanakan selama sembilan hari, yakni dari tanggal 16 – 23 Juni 2018 ini bertempat di provinsi Nakhon Si Thammarat, Thailand. Dalam kegiatan ini, terdapat lebih dari 750 pendaftar internasional dari 300 universitas, 50 negara, dan 5 benua diseluruh dunia, tetapi hanya 160 peserta saja yang terpilih yaitu 100 peserta Non-Thai dan 60 peserta Thai yang berasal dari Walailak University. 100 peserta Non-Thai yang terpilih berasal dari berbagai negara seperti Afganistan, Afrika, Albania, Amerika, Banglades, Kamboja, Cina, Kolombia, Mesir, Filipina, Prancis, Hungaria, India, Indonesia, Iran, Rusia, Sri Langka, Taiwan, Timur Leste, Ukraina, dan Vietnam. Tujuh orang peserta dari Indonesia, tiga di antaranya berasal dari Perguruan Tinggi Muhamamdiyah:

– Desy Hafidhotul Ilmi dari Universitas Diponegoro
Dora Akfin Rahadian dari Universitas Muhammadiyah Palu
Hanum Shirotu nida dari Universitas Muhammadiyah Malang
– Hesti Prawati dari Institut Teknologi Bandung
– Imanuela Ella dari Universitas Diponegoro
– Riza Suryandari dari Universitas Gajah Mada
Virginia Dwiki dari Universitas Muhammadiyah Malang

Nah, untuk kamu yang masih ragu bergabung dengan Perguruan Tinggi Muhammadiyah, jangan ragu lagi ya… Segera Daftarkan diri ke Universitas Muhammadiyah Palu, mau lebih spesifik lagi supaya jago bahasa Inggris seperti Dora? Masuk ke Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Muhammadiyah Palu dong.. Percaya diri nambah, kemampuan bahasa Inggris berkembang, dan kamu bisa jalan-jalan ke luar negeri mengikuti berbagai program Internasional yang disediakan kampus. Ayo, tunggu apa lagi? 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2018: FKIP Unismuh Palu | Easy Theme by: D5 Creation | Powered by: WordPress